|
|
 |
Benarkah es yang lebih
dingin (misal: -10°C)
lebih efektif
dari es yang
tidak terlalu dingin (misal: -0,5°C)? |
 |
Garis kuning
menunjukkan
cooling capacity, yaitu:
kemampuan es atau air untuk menurunkan suhu benda lain (cooling
power). |
 |
Perhatikan indikator
suhu.
Dibandingkan dengan air yang bersuhu di atas 0°C, es
bersuhu 0°C memiliki cooling
capacity yang sangat tinggi. |
 |
Ini berarti pada suhu
0°C es mendinginkan dengan cepat.
Pada 0°C (titik leleh), es mencair dan melepaskan
sejumlah besar energi dingin
(80 kcal/kg).
Energi dingin berpindah pada ikan/sayuran di sekitar es,
membuatnya dingin seketika. |
 |
Di sisi lain,
garis merah adalah energi
yang hilang dalam proses
mendinginkan es agar mencapai suhu -10°C. |
 |
Semakin dingin es, semakin
besar energi yang hilang.
Padahal perbedaan cooling capacity
tidak signifikan
(antara es
bersuhu 0°C dan es bersuhu -10°C) |
 |
Karena itu, suhu ideal
es adalah -0,5°C,
karena:
- Cooling Capacity optimal
- Tidak perlu disimpan di bawah
suhu 0°C
= Hemat
Energi |
Klik nomor halaman di atas untuk penjelasan
lengkap
tentang fakta es.
|